Etika Saat Mencari Kerja

Mencari pekerjaan itu gak cuma mengandalkan CV penuh prestasi dan kesesuaian potensi dengan posisi yang diincar. Mau skill secanggih apapun, kalo etika kita gak baik itu akan bernilai negatif di mata perusahaan yang kita lamar. Berkomunikasi dalam berbagai situasi pun sebenarnya tidak hanya melulu masalah kemampuan verbal, tetapi body language juga sangat penting dilakukan Nah, berikut ini ada tips2 bertingkah laku yang mungkin bisa diterapkan saat kita sedang mencari kerja.

1. Ketika bertemu orang pertama kali, jangan berjabat tangan dengan 2 tangan, cukup satu saja. Berjabat tanganlah dengan melibatkan antusiasme yang cukup (tidak berlebihan dan tidak pula kurang).

2. Dalam sebuah wawancara atau meeting terbatas, kita harus berdiri ketika ada wanita yang masuk ke ruangan tersebut (meskipun kita juga wanita).

3. Ketika mendapatkan kartu nama seseorang di Job Fair – dan acara sejenis lainnya, baca dengan seksama terlebih dahulu kartu tersebut sebelum menyimpannya ke dalam kantong atau dompet.

4. Ponsel dan BB harus mati ketika menghadapi wawancara atau meeting.

5. Dalam jamuan makan, minuman kita harus terletak di sebelah kanan dan piring roti di sebelah kiri.

6. Setelah melakukan wawancara, biarpun kita tidak tertarik dengan pekerjaannya, tetaplah kirimkan ucapan terima kasih pada perusahaan tersebut.

7. Jangan menelepon perusahaan setelah wawancara terus menerus untuk menanyakan apakah kita diterima atau tidak.

8. Kita tetap harus menggunakan baju formal meskipun perusahaan tempat kita melamar kerja memperbolehkan karyawannya menggunakan busana kasual.

9. Saat sedang menunggu panggilan wawancara/kerja, pastikan RBT ponsel kita bukan yang aneh2, berisi ledekan, hujatan, dsb.

10. Dalam sebuah pertemuan di mana semua orang menggunakan tanda pengenal, tempat terbaik untuk menggunakan tanda pengenal kita adalah di dada sebelah kanan dekat pundak.

11. Ketika menghubungi perusahaan yang dilamar, gunakan suara yg jelas dan penuh percaya diri.. Perkenalkan diri serta alasan menelepon terlebih dahulu.

12. Pada sebuah event job fair, jangan tiba2 menghampiri sekelompok orang yg sedang berbincang2, lalu menyela obrolan mereka untuk memperkenalkan diri.

13. Jika kita sedang menerima telepon dari calon perusahaan kita, jangan biarkan mereka menunggu sementara kita menjawab telepon yang lain.

14. Bila wawancara dibarengi jamuan makan, selalu letakkan sendok sup dan pisau mentega di atas piring, bukan di meja.

15. Etika kerja sangat penting untuk diterapkan meski berhadapan dengan perusahaan yang budaya kerjanya non-formal, seperti agensi iklan, media, ataupun perusahaan kreatif lain.

16. Apapun tipe pekerjaan atau posisi yang dilamar, kita harus selalu menyapa resepsionis atau sekretaris perusahaaan tempat kita diwawancara.

17. Ketika wawancara berlangsung, tataplah mata pewanwancara dengan ramah. Jangan sering mengedarkan pandangan. Dalam satu ilmu membaca bahasa tubuh, satu gerakan bola mata saja bisa berarti banyak. Misalnya ketika kita ditanya tentang prestasi kita, seharusnya gerakan bola mata kita ke kiri (karena itu merupakan reflek mata ketika berpikir tentang masa lalu). Jadi bila gerakan bola mata kita malah ke kanan (yang merupakan reflek ketika memikirkan masa depan), dapat diartikan bahwa kita sedang berbohong.

18. Kita bisa menyampaikan pesan mengenai kepribadian kita melalui pakaian yang kita kenakan. Hindari terlalu banyak aksesoris atau warna yang terlalu mencolok (tabrak lari).

19. Gunakan sepatu dengan sol yang bagus. Perhatikan orang-orang yang bunyi derap sepatunya menunjukkan kepercayaan diri, kewibawaan, atau keanggunan. Ini juga merupakan salah satu bahasa non-verbal.

20. Selain citra fisik yang percaya diri, pastikan citra dunia maya juga baik. Kalau kamu suka mengumbar kekesalan di twitter, fb, blog, dsb (atau juga teman2mu yang suka menjelek2anmu di akunmu) sebaiknya segera hapus karena perusahaan2 saat ini getol mencari informasi tentang pelamar kerja di tempat mereka.

21. Tidak perlu berimajinasi ketika membuat CV karena itu justru bisa menjatuhkan citra kita sendiri. Lebih dari 49% manajer HRD tahu kalau kita berbohong di CV. Rata2 poin yg ketahuan bohongnya adalah keahlian, tanggung jawab yg pernah diemban, dan rentang kerja di perusahaan sebelumnya.

Okey, that’s all from me… Semoga bermanfaat dan semoga kita selalu dikaruniai kesuksesan yang penuh barokah oleh Allah SWT.. 🙂

*i took some of the tips from CitaCinta magz..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s