Cerita Awal Tahun : POPULARITAS COWOK TEKNIK

Bermula di postingan status tanggal 1 Januari 2011 : ~ 1-1-11 ~ kayanya NIKAH hari ini oke banget dah tanggalnya, sayangnya belum bisa… πŸ˜€ ~ kalo gitu ditunda deh sampe 11-11-11 atau mungkin 1-2-12 atau malah 1-3-13.. wkakak.. ~ KEEP UP THE SPIRIT!! ~

Ujung2nya pada comment tentang pernikahan dan hubungannya dengan cowok teknik. Jadilah aku membulatkan niat untuk menulis sebuah cerita real tentang kepopuleran COWOK2 TEKNIK. Sebenernya cerita ini muncul dari sekelumit obrolan-obrolan kecil sama temen2ku yang perempuan. Mungkin ini sebuah fakta yang perlu untuk diungkapkan untuk menghilangkan kegundahan para COWOK TEKNIK. Barangkali aja ada mahasiswa teknik yang takut karena jumlah mahasiswi di Fakultas kita bisa diitung pake jari, silakan baca tulisanku yang ngawur ini dengan lapang dada.. πŸ˜€

Sedikit flashback ke era dimana aku jadi mahasiswi baru. Waktu itu aku temenan deket sama seorang mahasiswi baru dari FIB (Fakultas Ilmu Budaya). Temenku ini nonMuslim. Waktu itu kita udah berencana buat Ngantek bareng(Makan di Kantin Teknik-Red). Dia semangat banget minta aku nyariin pacar buat dia. Dia pokoknya berprinsip buat dapet pacar seorang Cowok Teknik.

Terus pengalaman ke dua terjadi antara aku dan sahabat baikku, seorang akhwat dari FISIP (Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik). Setelah ngebrel berkali2 sampe berbusa(lebayyy mode : on =D). Si akhwat ini juga bilang ke aku kalo dia pengennya dapet pasangan seorang Anak Teknik, entah dari Teknik apapun gak masalah. Aku agak lupa alesan dia kenapa pengen sama anak teknik, tapi mungkin dia punya pengalaman dan perspektif yang bagus tentang Cowok Teknik waktu dia studi di luar negeri… πŸ˜€

Pengalaman ketiga terjadi di selasar Mesjid Ukhuwah Islamiyah.. Ini pembicaraan yg tergolong rahasia tingkat tinggi sebenernya, jadi jangan disebar2in ya,, WKAKAKAKK… Waktu itu awalnya terjadi obrolan sekitar pekerjaan di antara akhwat lintas fakultas yang ada disana. Nah, kami sempat saling membanggakan berapa besar gaji yang bisa didapat dari pekerjaan2 yang akan kami lakoni kami nanti. Kalo udah ngomongin kaya gini, aku sama kakak akhwat yang juga anak Teknik langsung lah menyebutkan angka2 menakjubkan yang bisa didapatkan seorang Engineer kelak. Dari gaji pertama aja kalo kita mau kerja di Pertambangan udah tembus angka 8 digit (10 jutaan) PER BULAN. Nah, lama2 kalo udah established dan punya makin banyak skill, Engineers akan tetap dapet gaji 8 digit(sekitar 20jt-50jt), tapi PER JAM, bukan lagi PER BULAN. Jadi, misalnya seorang Welding Subsea Engineer kontrak Ngelas Pipa Bawah Laut 40 juta rupiah/jam, dalam jangka waktu kontrak 48 jam dia bisa dapet 1,92 Milyar. Itu gak lebay,, jadi seorang suami engineer bisa ngebeliin rumah istrinya di Raffles Hills tiap hari atau ngajakin sekeluarganya umroh tiap bulan. INI DIJAMIN HALAL, gak usah pake korupsi. Setelah cerita begitu, seorang kakak akhwat dari FIK(Fakultas Ilmu Keperawatan) langsung nyeletuk sama kakak akhwatku yang dari TEKNIK,”Ka, aku mau donk dicariin ikhwan TEKNIK yang selisih umur 4 tahun di atasku ya…” WAHAHAHA… Ini gelo…

Jadi, dari 3 pengalaman tersebut, ada 3 orang mahasiswi dari 3 fakultas yang berbeda (FIB, FISIP, n FIK) memberikan kesaksian langsung sama aku bahwa mereka lebih prefer punya pasangan anak FAKULTAS TEKNIK. Aku gak bisa menGeneralisir data ini, tapi kok rasanya memang begitu. Aku percaya bahwa bukan cuma faktor finansial yang jadi pertimbangan mereka pengen punya pasangan anak teknik, tapi mungkin mereka percaya bahwa anak teknik udah terbiasa bekerja di bidang yang secara fisik sangat berat, punya sikap tegas, dan tahan banting.. Bagi wanita yang secara fitrah ingin mendapatkan perlindungan, kriteria kaya gitu udah menjadi sebuah nilai awal yang mutlak harus dipenuhi seorang laki2 calon pendamping hidup. Sebenernya ini cuma cerita konyol, gak semua cowok teknik begitu dan bisa juga cowok2 fakultas lain malah punya karakter yang lebih COWOK daripada anak teknik sendiri.

Tapi setidaknya buat temen laki2ku yang dari teknik, terutama jurusan yang punya sumber daya wanita sangat sedikit (Mesin, Kapal, Metal, dll), kalian gak perlu khawatir dengan hal jodoh2an. Karena FAKTANYA memang kalian dapet porsi perhatian lebih dari perempuan2 di Fakultas lain. (Hahaha… Muak banget ngomongnya >,<).

Oya, mau nambahin lagi data hasil observasi langsung tentang COWOK TEKNIK. Kebetulan Ayah adalah lulusan Teknik Sipil. Orangnya punya prinsip sama kaya anak teknik pada umumnya yaitu semuanya harus KONKRIT.. KRIT!! Diantara semua sikapnya yang sangat prinsipil dan tegas, salah satu favoritku adalah pernyataannya yang secara langsung menegaskan bahwa ayah gak mau POLIGAMI.. Menurut beliau, poligami itu bukan ranahnya manusia biasa, itu masuk ranah manusia-manusia pilihan aja. T.O.P BANGET DAH BOKAP GW.. I LOVE YOU, DADDY^^!! Jadi, ketegasan anak2 TEKNIK dalam menyatakan pendapat memang biasanya bisa dipegang terus. Terus ada juga temenku ikhwan Teknik yang bilang kalo dia bakal rela hidup susah kelak, yang penting Istri sama Anaknya bisa bahagia sampe mereka berasa kaya di surga. Ini gak jamin ya gombal atau enggak :D. Tapi biasanya anak teknik kan konkrit, jadi harapannya si dia memang punya formula hidup begitu dan juga cowok2 teknik laennya, AMIN AMIN AMIN ^^.. Tapi buat para wanita, jangan terlalu berharap sama cowok teknik yg muluk2 masalah emosi, mereka cenderung lebih sukar mengungkapkan perasaan mereka. Mereka rata2 mengasosiasikan segala hal ke sesuatu yang berbau kekerasan, mereka gampang menyederhanakan permasalahan (padahal bagi wanita itu perlu dibahas lebih), mereka gak mau banyak ribet, mereka gak mau kalah, mereka keras kepala (gak ada tandingannya dah!), dan mereka juga sering keterlaluan kalo merespon sesuatu. Udah gitu, mereka jarang mandi(aku saksinya waktu dulu berhari-hari praktikum sama cowok semua!!).

Mungkin cukup sekian dulu tulisanku.Β  Gak ada tendensi apa2 kok, cuma pengen berbagi cerita aja sama temen2ku.. Lagi2 gak semua yang aku ungkapkan bisa diGeneralisir. Maaf ya buat 3 orang temenku yang ceritanya aku masukkin ke tulisan ini.. Jangan kapok curhat sama aku.. Hehe.. Thankyuu All.. Happy Holiday buat Anak UI, kalo yang laen ya berarti HAPPY EXAMS.. ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s